Contact | Search | Disclaimer 
Back to home page

  Editorial Lengkap  -  Fokus Lengkap  -  Agustus  -  Juli  -  Juni  -  Mei  -  April  -  Maret  
  Februari  

Berita Ekonomi   (Juli 2003)

Pakta Naples: Jaringan Transportasi Pasca Perluasan UE

Dalam pertemuan informal Dewan Menteri Transportasi negara-negara UE di Naples tanggal 4-5 Juli 2003, isu Trans European Network (TEN-T) untuk pertama kalinya dibahas pada tingkat pan-European. Dihadiri oleh 28 menteri (15 dari negara anggota UE dan 13 dari negara kandidat), pertemuan menghasilkan Pakta Naples yang ditujukan untuk mengembangkan dimensi Eropa dalam infrastruktur jaringan-jaringan transportasi utama. Wakil Presiden Komisi Eropa yang bertanggung jawab atas urusan tranportasi, Loyola de Palacio, menyambut baik Pakta Naples dan menegaskan bahwa Pakta mencerminkan bahwa komitmen mengembangkan Trans European Transport Network adalah faktor penting bagi peningkatkan daya saing Eropa. Pakta Naples menyambut baik keinginan Komisi Eropa untuk secepatnya menyampaikan proposal mengenai revisi pedoman TEN-T, dan mengundang Komisi untuk mengembangkan secara rinci pilihan metode pendanaan. Komisi Eropa akan segera melakukan penilaian mengenai dampak berbagai program yang direkomendasikan dalam pertemuan diatas, dan akan mengajukan usulan revisi pedoman TEN-T pada musim gugur 2003. Berbagai isu yang dibahas dalam pertemuan Naples adalah:

  • Dalam perpektif pendanaan, memberi Komisi Eropa sumber pendanaan yang sepadan dengan fokus dan prioritas proyek.
  • Meningkatkan alokasi keuangan Komisi Eropa untuk proyek-proyek lintas batas (dari 10% menjadi paling sedikit 20%), mengembangkan fasilitas pinjaman baru dan meningkatkan peran EIB.
  • Mengembangkan kemitraan publik/swasta melalui kerangka peraturan yang sesuai dengan hak-hak konsesi dan infrastruktur dan mekanisme jaminan pinjaman baru.
  • Membentuk suatu Guarantee Mutual Fund, dari Anggaran UE dan negara-negara anggota yang terkait dengan proyek.
  • Membentuk serangkaian poros pokok guna meningkatkan kerjasama, fokus anggaran serta penentuan prioritas proyek.
  • Mengembangkan dan menginstitusionalisasikan kerjasama antar negara anggota dalam poros dimaksud, dalam hal pendanaan dan operasional, dengan menunjuk badan/lembaga tertentu.
  • Membentuk kerangka kerja sesuai dengan infrastruktur terkait, yang memungkinkan subsidi lintas sektoral di kawasan tertentu.
  • Mengembangkan metode common assessment dan meneliti kemungkinan prosedur investigasi patungan transnasional dalam kasus proyek-proyek lintas batas.

Pertemuan di Naples juga membahas mengenai proposal Komisi Eropa mengenai peningkatan kemitraan transportasi Euro-Mediterranean. Prioritas kemitraan ini adalah: Perencanaan jaringan dan identifikasi prioritas proyek infrastruktur, menyediakan dana yang diperlukan untuk perampungan jaringan dengan menekankan pentingnya peran Facility for Euro-Mediterranean Investment and Parnership (FEMIP), serta memadukan berbagai tujuan dalam kebijakan transportasi seperti keamanan maritim dan transportasi udara, pengembangan GALILEO.

Sumber:   European  Commission,  IP/03/952,  8 Juli, 2003


Kembali Daftar Berita Ekonomi, Edisi Juli 2003

Kembali Daftar Isi  Buletin PRI-ME, Edisi Juli 2003



 
email this pageprint this page