Pada tanggal 6 Januari 2003, Board of Governors of the International Atomic Energy Agency (IAEA) mengeluarkan resolusi yang mengutuk tindakan sepihak Korea Utara tentang program nuklirnya dengan mengusir para inspektur IAEA, dan mengenakan hambatan bagi petugas IAEA dalam melaksanakan tugasnya dalam memeriksa fasilitas nuklirnya. Resolusi juga meminta Pemerintah Korea Utara untuk segera mematuhi kewajiban internasionalnya.
Menanggapi resolusi tersebut, pada tanggal 7 Januari 2003, Presidensi Yunani atas nama UE mengeluarkan deklarasi yang antara lain mendukung sepenuhnya resolusi IAEA dan mendesak Korea Utara segera menanggapi secara positif tuntutan-tuntutan IAEA. Presidensi Yunani juga menyatakan keprihatinan UE atas tindakan sepihak Korea Utara tersebut di atas, yang menyebabkan IAEA tidak dapat melaksanakan tugasnya secara penuh dan menekankan bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap the IAEA Safeguards Agreement. Selanjutnya, Presidensi juga mendesak Korea Utara segera membatalkan program-program senjata nuklirnya, dan mengijinkan IAEA untuk memfungsikan kembali peralatan untuk pengawasan fasilitas nuklir Korea Utara, serta memenuhi komitmen-komitmen internasionalnya tanpa syarat, khususnya dalam kerangka Non-Proliferation Treaty (NPT) dan the IAEA Safeguards Agreement.
Rencana Pengunduran Diri Korea Utara dari NPT
Sehubungan dengan pernyataan Korea Utara untuk mengunduran diri dari Traktat Non Proliferasi, pada tanggal 11 Januari 2003, Presidensi Yunani atas nama UE telah mengeluarkan pernyataan yang menyesalkan niat Pemerintah Korea Utara tersebut. Presidensi Yunani menekankan bahwa sikap Korea Utara telah menjadi keprihatinan masyarakat internasional karena dinilai dapat menggagalkan upaya ke arah universalisasi Traktat tersebut yang merupakan inti dari rejim non proliferasi nuklir global. UE menyerukan kembali agar Korea Utara mematuhi penuh dan melaksanakan seluruh komitmen internasionalnya dalam non proliferasi senjata nuklir secara transparan sebagai bagian dari upaya meredakan krisis dan menjaga perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea.