 |
Berita Perindustrian dan Perdagangan (Januari 2003) Pada tanggal 11 Desember 2002, Komisi Eropa (KE) telah menyampaikan Komunikasinya kepada Dewan dan Parlemen Eropa (Komite Ekonomi dan Sosial serta Komite Regional) mengenai kebijakan industri UE dalam proses perluasan Eropa. Dalam komunikasi tersebut disampaikan beberapa hal yang cukup penting, yaitu:
-
Sesuai dengan Lisbon Summit bulan Maret 2000, strategi industri UE diarahkan untuk mencapai tujuan: Eropa yang lebih berdaya saing pada tahun 2010. Untuk itu, kebijakan akan ditekankan pada peningkatan kualitas lingkungan dimana perusahaan yang beroperasi telah dimulai untuk diuji dan hasilnya terus membaik. UE ingin berbuat lebih banyak dalam meningkatkan pertumbuhan produktivitas dan mempertajam daya saing industri, jika tidak perusahaan-perusahaan akan kehilangan pijakannya akibat persaingan bisnis yang semakin ketat. Kesempatan ini dapat diperoleh melalui perluasan keanggotaan UE yang sedang berlangsung saat ini.
-
Komunikasi juga mencatat kekuatan dan kelemahan industri UE serta strukturnya dalam proses perluasan Eropa, dan tantangan-tantangan yang dihadapi di tahun mendatang. Komunikasi ini selanjutnya dapat menunjukkan jalan keluar menuju kebijakan industri UE. Komunikasi tersebut memperlihatkan bahwa kebijakan ekonomi, sosial dan lingkungan perlu diimplementasikan secara seimbang untuk memberikan kepastian tercapainya kemajuan yang berkesinambungan.
-
Meningkatkan kondisi kerja dari perusahaan dan proses penyesuaian fasilitas akan tetap menjadi bagian utama dalam kebijakan industri UE. Namun demikian, Komisi akan mencari jalan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kebijakan industri. Dalam kaitan ini, termasuk secara pro-aktif membantu penyebaran inovasi dan kewirausawaan (yang merupakan dua faktor kunci dalam industrial competitiveness). Selanjutnya, Komisi secara sistematik akan memfasilitasi semua peraturan yang mempengaruhi bisnis untuk mencapai business-friendliness, memastikan agar peraturan pasar domestik berjalan baik, dan kebijakan-kebijakan UE yang lebih baik yang bertujuan untuk memperkuat daya saing industri dan memberikan kepastian bahwa kebijakan industri yang luas akan memberikan pertimbangan yang besar bagi keinginan khusus dari sektor industri. Komunikasi menunjuk jalan keluar menuju keseimbangan, integrasi dan penyelesaian yang berkesinambungan.
-
Dalam komunikasi tersebut juga dilampirkan beberapa sektor contoh berkaitan dengan kebijakan industri gabungan (Industrial Policy Mix) yaitu sektor baja, industri kimia, industri ruang angkasa, bioteknologi dan sektor telekomunikasi.
Presiden KE, Romano Prodi, menyampaikan bahwa komunikasi tersebut memperlihatkan komitmen dari KE untuk menempatkan industri dan daya saingnya sebagai kebijakan utama KE. Hanya perusahaan yang berdaya saing yang dapat menciptakan pekerjaan dan kemakmuran yang inginkan, sesuai tujuan yang ditetapkan dalam Lisbon Strategy dan KTT Gothenburg.
Mempelajari komunikasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa UE akan menggunakan proses perluasan keanggotaannya termasuk perundingan-perundingan aksesi negara calon anggota sebagai kesempatan untuk peningkatan daya saing industri di Eropa baik di negara anggota maupun calon anggota. Kebijakan industri yang saat ini akan dapat memperkuat pilar ekonomi UE dalam mencapai pembangunan berkelanjutan, karena industri yang berdaya saing tinggi akan dapat menghasilkan sumberdaya keuangan yang diperlukan untuk memenuhi berbagai tujuan pembangunan lainnya. 
| |