 |
Berita Pertanian (Agustus 2003) Para Menteri Pertanian UE mereformasi Kebijakan Pertanian Bersama (Common Agricultural Policy/CAP) secara mendasar. Reformasi ini akan mengubah total cara UE mendukung sektor pertaniannya. CAP baru itu mempertimbangkan juga kepentingan konsumen dan pembayar pajak, sambil memberikan kebebasan kepada petani UE untuk memproduksi sesuai dengan yang dibutuhkan pasar. Di masa mendatang, sebagian besar subsidi akan dibayarkan bukan berdasarkan volume produksi. Untuk mencegah petani mengabaikan produksi, negara anggota memilih untuk mempertahankan kaitan antara subsidi dan produksi dalam lingkup terbatas, berdasarkan kondisi tertentu yang pasti dan dengan batas-batas yang jelas. Pembayaran pertanian perorangan (single farm payments) baru ini akan dikaitkan dengan pemeliharaan lingkungan, standar keamanan pangan, dan standar kesejahteraan hewan ternak. Dengan mengurangi kaitan antara subsidi dan produksi, petani UE akan terdorong untuk lebih kompetitif dan berorientasi kepada pasar, dan pada saat yang sama penghasilan mereka menjadi lebih stabil. Petani akan menerima uang lebih banyak bila mereka menjalankan program yang berwawasan lingkungan, kualitas, serta kesejahteraan hewan ternak dengan cara mengurangi pembayaran langsung (direct payments) kepada pertanian besar.
Council juga memutuskan untuk merevisi sektor susu, beras, serealia, gandum durum, jerami kering (dried fodder) serta kacang-kacangan. Mengingat ketatnya batas anggaran UE-25 sampai tahun 2013, para menteri sepakat menyusun mekanisme disiplin anggaran. Dengan reformasi ini, UE akan semakin kuat dalam bernegosiasi di Pertemuan Dagang WTO yang akan datang. Unsur-unsur lain dalam reformasi akan diterapkan tahun 2004 dan 2005, sedangkan pembayaran pertanian perorangan pada tahun 2005. Jika ada negara anggota yang membutuhkan periode transisi karena kondisi khas pertaniannya, pembayaran pertanian perorangan boleh diberlakukan mundur sampai paling lambat tahun 2007. | |