Perpecahan Posisi Uni Eropa Dalam Masalah Irak dan Dampaknya Terhadap Hubungan Transatlantik dengan Amerika Serikat
Oleh Agus Sardjana
Dalam beberapa bulan terakhir ini masalah Irak telah menjadi pembicaraan hangat dalam setiap kali pertemuan para pejabat tinggi di lingkungan Uni Eropa (UE), termasuk pada KTT di Brussel tanggal 20-21 Maret 2003. KTT dihadiri oleh para Kepala Negara /Pemerintahan, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Keuangan dari 15 negara UE dan 13 negara kandidat UE (Hungaria, Polandia, Republic Ceko, Slovakia, Slovenia, Estonia, Latvia, Lithuania, Malta, Siprus, Bulgaria, Rumania dan Turki) serta Presiden Komisi Eropa (Romano Prodi), Presiden Parlemen Eropa (Pat Cox) dan Sekretaris Jenderal/CSFP High Representative (Javier Solana).
Kebijakan Pembangunan & Perluasan UE
Oleh Jenni Handayani
Menghadapi prospek perluasan anggota Uni Eropa (UE) yang resmi berlaku pada 1 Mei tahun 2004, berbagai keprihatinan mengenai arah kebijakan pembangunan UE muncul baik sebagai kepentingan negara donor maupun penerima (negara-negara berkembang). Sampai saat ini, sebagian besar dari sepuluh negara (Republik Ceko, Slovakia, Slovenia, Polandia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Estonia, Malta dan Siprus) yang akan menjadi anggota UE pada tahun 2004 adalah penerima dana bantuan pembangunan baik dari UE maupun dari badan internasional lain seperti World Bank atau Organization for Economic Co-operation and Development-OECD.