Contact | Search | Disclaimer 
Back to home page

  Editorial Lengkap  -  Fokus Lengkap  -  Agustus  -  Juli  -  Juni  -  Mei  -  April  -  Maret  
  Februari  -  Januari  

Fokus, Edisi Januari 2003

Pertemuan Menlu ASEAN-UE
oleh  Mohammad K. Koba

Pada tanggal 27 - 28 Januari 2003 di Brussel telah diadakan ASEAN - EU Ministerial Meeting (AEMM) ke-14 yang diketuai bersama oleh Menlu Laos (sebagai country coordinator hubungan ASEAN-UE) dan Menlu Yunani (sebagai presidensi UE). AEMM ke-14 diawali dengan Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi (SOM) ASEAN - UE. AEMM  kali ini adalah yang pertama kali mengambil tempat bukan di negara presidensi UE. Penyelenggaraan AEMM secara bergantian antara UE dan ASEAN selalu mengambil tempat di negara yang sedang menjabat presidensi UE (jika UE menjadi tuan rumah). Namun demikian pihak ASEAN menunjukkan jiwa besar dengan menerima pemindahan tersebut mengingat sulitnya mencari waktu yang tepat untuk dapat mengumpulkan 15 menlu UE. Penyelenggaraan AEMM ke-14 yang bersamaan dengan sidang Dewan UE tersebut dapat menjamin "full participation" dari pihak UE. Bahkan beberapa negara ASEAN, termasuk Indonesia, memanfaatkan forum ini untuk menjalin kontak-kontak bilateral antara menlu masing-masing dengan beberapa menlu negara anggota UE, termasuk dengan Sekjen Dewan UE/High Representative for Common Foreign and Security Policy, Dr. Javier Solana dan Komisioner Hubungan Luar Negeri UE, Chris Patten.

UE dan Perdagangan Produk Pertanian
Oleh Sondang Anggraini

Sejak diselesaikannya perundingan terakhir World Trade Organisation (WTO), yaitu Putaran Uruguay pada tahun 1995, UE secara bertahap membuka pasarnya terhadap impor produk pertanian dari negara ketiga. UE menghormati komitmen yang diadopsi pada tahun 1995 baik untuk menurunkan tingkat tarif, maupun menurunkan bantuan domestik dan ekspor bagi produk pertanian. Sebagai tambahan UE telah menyelesaikan berbagai perjanjian bilateral perdagangan bebas dan pengaturan preferensi perdagangan, yang secara substansial memberikan keuntungan bagi negara-negara berkembang.


Kembali Daftar Isi Edisi Januari 2003

Arsip Fokus:

  • 2002


 
email this pageprint this page