Contact | Search | Disclaimer 
Back to home page

  Editorial Lengkap  -  Fokus Lengkap  -  Agustus  -  Juli  -  Juni  -  Mei  -  April  -  Maret  
  Februari  

Berita Ekonomi   (Februari 2003)

Kesinambungan Sektor Pertanian Bagi Negara Berkembang

Suatu konferensi mengenai bagaimana Life Sciences dan bioteknologi dapat mendukung kesinambungan sektor pertanian di negara-negara berkembang telah berlangsung di Brussel pada tanggal 30 dan 31 Januari 2002, diselengarakan oleh Komisi Eropa dan European  Group  on  Life  Sciences ( EGLS).  Hadir dalam konferensi tersebut adalah Komisioner UE Urusan Penelitian, Philippe Busquin, dan Komisioner UE Urusan   Pembangunan   dan  Bantuan  Kemanusiaan,  Poul Nielsen, serta representasi dari civil society dan negara-negara berkembang, pakar pembangunan, ilmuwan dan berbagai pihak terkait lainnya. Komisioner Busquin menegaskan bahwa persediaan pangan dunia adalah masalah yang nyata di berbagai bagian dunia. Menjamin kesinambungan telah menjadi prioritas global, dan para pembuat keputusan menyadari bahwa menjamin kesinambungan pangan tidak dapat dipisahkan dari isu pembangunan lainnya seperti pengentasan kemiskinan, kelaparan, malnutrisi, penyakit menular serta membuka kesempatan pada negara berkembang untuk integrasi kedalam perekonomian dunia.

Komisioner Nielson mengatakan bawa tantangan yang dihadapi adalah bagaimana menjamin berbagai penemuan baru yang terjadi saat ini dan di masa datang dapat diakses oleh mereka yang paling membutuhkan, khususnya mereka yang miskin. Selain itu ditegaskan bahwa kebijakan pembangunan UE adalah berdasar pada kesinambungan, keseimbangan dan partisipasi pembangunan manusia dan sosial.

UE menyadari pentingnya potensi pengembangan life sciences dan bioteknologi bagi negara berkembang dan telah membuat kebijakan yang disampaikan dalam komunikasi berjudul "Life sciences and biotechnologies: A strategy for Europe". Komunikasi ini telah didukung oleh Dewan UE dan Parlemen Eropa. Pesan utama yang terkait dengan kepentingan negara berkembang secara garis besar adalah:

  • Apapun kebijakan dan strategi Eropa dalam mengembangkan life sciences dan bioteknologi, jelas akan berdampak besar terhadap negara berkembang. Dengan demikian kepentingan negara berkembang harus benar-benar dipertimbangkan oleh UE dalam menentukan alur perkembangan di masa datang.
  • Life sciences dan bioteknologi tidak akan menjadi solusi tunggal dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di  negara-negara  berkembang,  tetapi hanya salah satu perangkat penting dalam menangani beberapa isu.
  • Negara maju dan negara berkembang memiliki kepentingan yang sama di bidang life sciences dan bioteknologi. Kemitraan baru yang terbuka, demoktratis, etis dan transparan hendaknya dibentuk diantara keduanya guna mendapat manfaat maksimal dari teknologi di Utara dan bio-diversifikasi di Selatan.
  • Penyelesaian khusus berdasarkan permintaan dan kebutuhan bagi petani skala kecil dan menengah memerlukan koordinasi investasi swasta dan pendanaan publik pada tingkat nasional, regional dan internasional guna menciptakan paket teknologi tepat guna bagi kondisi lokal dan biaya yang tercapai oleh mereka yang miskin.
  • Isu kesehatan dan lingkungan akan menjadi pusat pertimbangan  strategi   integrasi  life  sciences  dan bioteknologi kedalam pembangunan berkesinambungan, sesuai dengan komitmen dan Konvesi internasional serta precautionary principles.

Sumber: European Commission, IP/03/115, 24 Januari 2003; Speech/03/39, 31 Januari 2003.



 
email this pageprint this page