 |
Berita ASEAN/ASEM (Februari 2003) Pada tanggal 15 Februari 2003 di Hanoi Komisi Eropa dan Vietnam telah menandatangani sebuah kesepakatan perdagangan dimana Vietnam akan memperoleh peningkatan kuota tekstil dan pakaian yang bernilai sebesar €200 juta pertahun. Sebaliknya Vietnam juga akan memberikan penurunan tarif di sektor yang sama dan komitmen-komitmen liberalisasi di sektor lain. Komisioner Perdagangan UE, Pascal Lamy, mengatakan bahwa kesepakatan tersebut merupakan bukti komitmen UE untuk memperkuat hubungan dagang dan investasi dengan Vietnam serta merupakan langkah persiapan masuknya Vietnam ke WTO. Sebagai langkah selanjutnya, Komisi Eropa akan segera mengajukan proposal kepada Dewan UE untuk mengadopsi kesepakatan tersebut.
Kesepakatan tersebut berlaku untuk tiga tahun (sampai dengan 2005) berisi hal-hal sebagai berikut:
-
UE akan meningkatkan kuota tekstil dan pakaian jadi yang dikenakan pada Vietnam antara 50% bagi kategori-kategori yang sensitif (celana dan kemeja) dan 75% (brassieres). Perkiraan nilai konsesi tersebut adalah sebesar €200 juta (2003) dan €225 juta (2004 dan 2005).
-
Vietnam akan menurunkan pajak bea masuk bagi impor produk tekstil dan pakaian jadi UE secara progresif sebesar 20% (pakaian jadi), 12% (fabrics), 7% (yarn) dan 5% (fibres) di tahun 2005 atau sebesar separuh dari pajak yang dikenakan saat ini.
-
Vietnam dan UE sepakat untuk tidak mengenakan NTBs (non-trade barriers) di sektor tekstil dan pakaian jadi, wine, minuman beralkohol, dan ceramic tiles.
-
Vietnam akan menerapkan sejumlah liberalisasi di beberapa sektor:
-
Mulai 1 Januari 2004 akan mengijinkan perusahaan UE untuk beroperasi (joint venture) dalam sejumlah kegiatan kargo laut yang saat ini masih dilarang bagi perusahaan-perusahaan non-Vietnam.
-
Akan menurunkan tarif bagi wine dan minuman beralkohol dari UE menjadi 80% (1 Januari 2004) dan 70% (1 Januari 2005).
-
Akan menerapkan provisi "non diskriminasi" terutama di sektor perbankan dan telekomunikasi.
-
Akan segera menerapkan langkah konkrit untuk memenuhi komitmen yang telah disepakati bagi pengkapusan harga minimum impor wine dan minuman beralkohol dan ceramic tiles, menambah daftar produk farmasi yang diijinkan untuk impor.
-
Akan mengenakan kuota tarif bagi impor sepeda motor dan skuter dari UE mulai 1 Januari 2004.
Kesepakatan tersebut berisi provisi mengenai implementasi yang bergantung pada pemenuhan peningkatan kuota tekstil UE yang didahului oleh implementasi kewajiban Vietnam yang telah disepakati, dan konsesi tersebut akan dicabut jika Vietnam gagal memenuhinya.
Di tahun 2001, Vietnam merupakan supplier nomor 22 produk tekstil dan pakaian jadi ke UE, yang bernilai sebesar €806 juta atau 1,1% dari total impor UE di sektor tersebut. Di tahun yang sama, total ekspor Vietnam ke UE adalah sebesar €4,6 miliar dimana 17,5% adalah produk tekstil dan pakian jadi, sedangkan total impor Vietnam dari UE sebesar €2,8 miliar. Vietnam merupakan eksportir ke-38 ke UE dan merupakan negara tujuan ekspor UE ke-60. 
| |