 |
Berita Politik (Mei 2003) Mulai 1 Mei 2003 lalu, Parlemen Eropa (PE) mengalami penambahan anggota sebanyak 162 orang sehingga jumlah totalnya menjadi 788 orang. 162 anggota PE baru tersebut berasal dari 10 negara kandidat UE yang pada pertengahan bulan April lalu telah melakukan aksesi untuk menjadi anggota UE. Namun, status para anggota PE baru tersebut saat ini masih terbatas sebagai observer.
Dari jumlah tersebut sebanyak 49 orang (42%) telah memilih untuk bergabung dengan kelompok the European People's Party, EPP-ED. Dengan demikian kelompok politik ini tetap mempertahankan posisinya sebagai kelompok terbesar di PE. Kelompok politik terbesar kedua adalah kelompok Sosialis Eropa yang menyerap anggota PE baru sebanyak 58 orang (36%) sehingga jumlah total anggota kelompok ini menjadi 233 orang. 13 anggota PE baru (8%) dari negara kandidat UE akan bergabung dengan kelompok Liberal (ELDR) dan memperkuat posisi kelompok ini sebagai kelompok politik terbesar ketiga di PE dengan jumlah total anggota 66 orang.
Sementara itu, kelompok-kelompok politik yang lebih kecil menerima sedikit anggota PE dari negara-negara kandidat UE. Kelompok the United Left/Nordic Green diperkirakan akan menerima enam anggota baru (4% dari jumlah total); the Union For European Nations/UEN menerima dua orang (1%), dan kelompok Greens/European Free Alliance akan menerima satu anggota baru. Sementara itu, Group for a Europe of Democracies and Diversities, belum memutuskan untuk menerima anggota baru dari negara kandidat. Terdapat 13 anggota pendatang baru yang sejauh ini belum memutuskan untuk bergabung dengan kelompok politik yang ada dan sebagian di antara mereka masih merundingkan keanggotaan mereka.
Sebagai observer, para anggota PE pendatang baru tersebut mempunyai hak-hak yang terbatas. Mereka tidak dapat melakukan voting dan berbicara di sidang-sidang pleno PE. Mereka juga tidak mempunyai hak voting di sidang-sidang komite. Karena itu, kesempatan utama bagi mereka untuk aktif dalam proses politik PE adalah melalui pertemuan-pertemuan kelompok politik di PE.
Meskipun demikian, kedudukan sebagai observer akan memberikan kepada para anggota parlemen nasional dari negara-negara kandidat UE tidak saja kesempatan untuk membina kontak lebih dekat dengan keluarga/kelompok besar partainya tetapi juga kemungkinan mempelajari bagaimana PE bekerja. Di atas kertas, para observer tersebut dapat dipilih menjadi anggota PE tahun depan setelah negara mereka menjadi anggota penuh UE pada tanggal 1 Mei 2004.
| |