 |
Berita Ekonomi (Mei 2003) Pada pertemuan di Accra tanggal 24 April 2003, Uni Eropa dan Economic Community of Western African Space (ECOWAS), sepakat untuk melakukan negosiasi kemitraan ekonomi pada bulan September 2003. Afrika Barat dianggap kawasan pertama dalam kelompok ACP (Africa, Caribbean and Pacific) yang menunjukkan proses kematangan dalam mencapai integrasi regional. Komisioner UE Urusan Perdagangan dalam sambutannya mengatakan kesepakatan ini merupakan langkah penting dalam berbagai proyek UE-ACP guna meningkatkan kontribusi perdagangan bagi pembangunan.
Para Menteri ECOWAS akan bertemu pada tanggal 27 Juli 2003 guna merampungkan persiapan pihak negara-negara ECOWAS dalam rangka pembukaan negosiasi dimaksud. Negosiasi kemitraan ekonomi antara UE dengan semua kelomlok dalam negara ACP diluncurkan pada bulan September 2002. Setelah negosiasi pada tingkat UE-ACP, negosiasi individual UE dengan setiap kawasan diharapkan dapat dimulai pada bulan September 2003.
ECOWAS dibentuk pada tahun 1975 dan beranggautakan 15 negara. Delapan negara adalah negara anggota West-African Economic and Monetary Union (WAEMU) yaitu Benin, Burnika Faso, Teluk Gading, Guinea Bissau, Mali, Niger, Senegal dan Togo. Tujuh negara lainnya adalah Cape Verde, Gambia, Ghana, Guinea, Liberia, Nigeria, dam Sierra Leone. Tujuan utama ECOWAS adalah mencapai uni ekonomi dan moneter (15 negara) dan mengembangkan integrasi ekonomi dalam semua kegiatan ekonomi. Target yang ingin dicapai adalah mata uang tunggal, kawasan perdagangan bebas, dan tarif eksternal bersama (common external tariff).
WAEMU dibentuk melalui penandatangan traktat di Dakar tahun 1994. Delapan negara anggota WAEMU memiliki mata uang tunggal (CFA franc) dan menjalankan kebijakan ekonomi dan moneter bersama dan sudah mencapai customs union yang berjalan baik sejak 1 Januari 2000. Tujuannya adalah untuk mengembangkan pasar bersama berdasar pergerakan bebas warga, barang, jasa dan modal.
Sumber: European Commission, IP/03/xx, 25 April 2003

| |