Contact | Search | Disclaimer 
Back to home page

  Editorial Lengkap  -  Fokus Lengkap  -  Agustus  -  Juli  -  Juni  -  Mei  -  April  -  Maret  
  Februari  

Berita Ekonomi   (Juni 2003)

Fasilitas Investasi EIB Perjanjian Cotonou

Pada tanggal 2 Juni 2003, European Investment Bank (EIB) secara resmi meluncurkan Investment Facility sebesar €2,2 miliar guna mendukung sektor swasta dan usaha pengentasan kemiskinan di negara-negara Africa, Caribbean and Pacific (ACP). Fasilitas Investasi ini resmi diluncurkan oleh Presiden EIB Phillipe Maystadt pada pertemuan yang dihadiri oleh Presiden Senegal Abdulaye Wade, Menteri Keuangan Kenya David Mwiraria dan Komisioner UE Urusan Ekonomi dan Moneter Pedro Solbes serta wakil 78 negara ACP.

Dibentuk dibawah kerangka Perjanjian Cotonou (kerjasama dan bantuan pembangunan antara 78 negara ACP dengan UE), Fasilitas Investasi Cotonou akan dikelola oleh EIB, bersama dengan komitmen baru EIB untuk memberikan tambahan dana sebesar €1,7 miliar dari sumber EIB sendiri selama lima tahun kedepan. Dana Fasilitas Investasi Cotonou bersumber dari negara-negara anggota UE, dan ditujukan untuk mendukung sektor swasta dan sektor sektor publik yang dikelola secara komersil dengan dana berupa pinjaman yang dijamin dengan sistem risiko bersama. Sektor swasta dinilai sebagai penggerak dan katalis untuk pengentasan kemiskinan. Dalam jangka panjang fasilitas ini diarahkan menjadi self-financing revolving fund.

Pembentukan Fasiliatas Investasi ini bersamaan dengan peringatan 40 tahun kegiatan EIB di negara-negara Afrika yang kemudian berkembang ke negara-negara Karibia dan Pasifik, dalam rangkaian perjanjian Yaoundé dan Konvensi Lomé yang telah menyalurkan dana sebesar €9 miliar kedalam dana investasi di negara-negara ACP. Perjanjian Contonou memberikan dasar kerjasama antara negara-negara ACP dan UE selama 20 tahun kedepan dengan fokus memikul bersama tanggung jawab dan membangun kemitraan bagi pembangunan.

Guna mengelola kegiatan bisnis yang akan berkembang dari Fasilitas Investasi ini, EIB juga mengumumkan pembukaan tiga kantor regional baru di Dakar, Nairobi dan Pretoria. Kantor ini merupakan keberadaan yang permanen EIB di kawasan Afrika Barat, Timur dan Selatan serta memberikan pelayanan bagi komunitas bisnis di negara-negara kelompok ini dan sekitarnya. Berdasarkan pengalaman, kemungkinan pembukaan kantor di kawasan Karibia dan Pasifik sedang dijajagi.

Dalam peluncuran Fasilitas Investasi ini Presiden EIB mengatakan Perjanjian Contonou memberikan dorongan baru bagi fleksibilitas dan efisiensi menyalurkan bantuan dengan strategi rasa kepemilikan ACP dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Keikutsertaan sektor swasta berperan besar dan menjadi katalis partisipasi ACP dalam sistem perdagangan dunia. Meningkatkan peran sektor swasta akan meningkatkan standar hidup dan menciptakan kesempatan kerja. Tantangan bagi EIB adalah bagaimana menjamin kesinambungan proyek yang dibiayai oleh Fasilitas Investasi ini dalam menghasilkan keuntungan. Saat ini 45% dari investasi EIB di negara-negara ACP ada di sektor swasta.

(Sumber: European Commission, BEI/03/55, 2 Juni 2003)



 
email this pageprint this page