Contact | Search | Disclaimer 
Back to home page

  Editorial Lengkap  -  Fokus Lengkap  -  Agustus  -  Juli  -  Juni  -  Mei  -  April  -  Maret  
  Februari  

Berita Politik   (Agustus 2003)

Reaksi  UE Terhadap Peristiwa  Pemboman di Hotel Marriot Jakarta

Peristiwa pemboman di Jakarta tanggal 5 Agustus 2003 lalu telah mengundang reaksi dari beberapa pejabat UE.  Pada tanggal 6 Agustus 2003, pihak UE telah mengeluarkan tiga pernyataan  sebagai berikut:

  1. Presidensi Itali Dewan UE menyatakan bahwa hanya kurang dari setahun sejak peristiwa pemboman di Bali bulan Oktober tahun lalu, Indonesia dihadapkan lagi dengan serangan teroris yang terjadi di Hotel Marriot Jakarta pada tanggal 5 Agustus 2003, yang menyebabkan kematian paling sedikit 10 orang serta sekitar 150 orang terluka.  UE menyatakan rasa simpati dan belasungkawa kepada para keluarga korban serta mengutuk keras aksi baru terorisme yang bersifat barbarik dan kejam ini. UE tetap mempunyai komitmen untuk memerangi terorisme di seluruh dunia. UE juga menghimbau Indonesia untuk berupaya menemukan dan membawa para pelaku pemboman ke pengadilan, dengan sepenuhnya menghormati perundangan Indonesia  dan standar HAM internasional. Dalam kaitan ini, UE memperbaharui komitmennya untuk mendukung sepenuhnya Pemerintah Indonesia.
  2. Presiden Komisi Eropa, Romano Prodi, mengeluarkan siaran pers yang isinya berupa pesan yang disampaikan kepada Presiden Megawati Soekarnoputri, yaitu:

    • Menyatakan kesedihan yang mendalam atas insiden pemboman terhadap Hotel Marriot di Jakarta yang mengakibatkan kematian orang tidak berdosa dan melukai  begitu banyak orang;
    • Atas nama Komisi Eropa dan pribadi, menyampaikan duka cita  kepada Presiden dan rakyat Indonesia, dan simpati mendalam serta solidaritas dengan keluarga para korban.
  3. Sementara itu, Sekjen Dewan UE/EU High Representative for Common Foreign and Security Policy (CFSP), Javier Solana,  juga telah mengeluarkan pernyataan duka cita serupa yang selengkapnya sebagai berikut:

    • Menyatakan "deeply shocked" oleh insiden pemboman tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dari para korban yang meninggal  dan  yang terluka dalam serangan pemboman tersebut;
    • Menyatakan bahwa tindak kekerasan demikian tidak dibenarkan  dan mengutuk pihak-pihak yang mendalangi insiden tersebut serta mengharapkan agar pelaku insiden ini segera ditangkap dan diadili;
    • menyampaikan bahwa UE akan terus melanjutkan dukungannya kepada Pemri dalam pemberantasan  terorisme.

Tanggapan tiga pemimpin utama UE di atas menunjukkan perhatian besar yang  diberikan kepada Indonesia, yang selama ini dianggap sebagai negara terpenting di Asia Tenggara  dan merupakan  mitra utama (key partner) UE di kawasan ini. Perhatian besar oleh pihak UE kepada Indonesia pada saat ini mempunyai arti penting tersendiri karena  UE sebenarnya masih dalam suasana libur musim panas sampai dengan akhir bulan Agustus, dan oleh karenanya banyak pejabatnya yang tidak berada di Brussel pada saat ini. Selain itu, pernyataan keras UE terhadap aksi baru terorisme di Indonesia ini juga membuktikan komitmen UE untuk terus memerangi aksi-aksi terorisme internasional. 


Kembali Daftar Berita Politik, Edisi Agustus 2003

Kembali Daftar Isi  Buletin PRI-ME, Edisi Agustus 2003



 
email this pageprint this page